
Restoran mie ini memang sudah jalankan loyalty lewat WhatsApp: pelanggan kirim foto struk, lalu tim buka chat, cek aturan (ingat-ingat atau catatan terpisah), lalu ketik balik stempelnya berapa. Saat ramai, balasan lambat dan mudah salah hitung.
Balasan WhatsApp jadi lebih cepat. Data loyalty ada di satu tempat: jumlah stempel, penukaran hadiah, dan cara sederhana agar struk yang sama tidak bisa dipakai dua kali. Tim tetap bisa ambil alih kalau ada chat yang perlu orang.
Kami tulis aturan loyalty dengan jelas, buat data pelanggan (stempel, klaim, struk terakhir), hubungkan ke WhatsApp, lalu cek dulu apakah struk ini sudah pernah dipakai sebelum stempel ditambah atau dibalas ke pelanggan.
Setiap tanya stempel makan waktu chat di jam sibuk.
Hitungan stempel tersebar di catatan atau ingatan staf, jadi jawaban bisa beda-beda.
Struk yang sama bisa dikirim ulang kalau tidak ada pengecekan rapi.
Setiap pelanggan punya riwayat stempel, klaim, dan struk terbaru, bukan catatan acak.
Pertanyaan stempel yang rutin bisa langsung dijawab jika struknya valid.
Struk yang sama tidak bisa menambah stempel dua kali; kasus aneh ke tim.
Sebuah restoran mie ingin layanan pelanggan di WhatsApp lebih cepat, sekaligus merapikan program loyalty yang memang sudah jalan: kirim foto struk, lalu tahu stempelnya tinggal berapa.
Kami mulai dari cara tim membalas hari ini: pesan mana yang sekadar cek stempel, mana yang harus ke atasan, dan bagaimana mereka mendeteksi foto struk yang sama.
Setelah data stempel dan klaim dirapikan, barulah AI dipakai untuk membaca struk dan mengisi angka sesuai aturan yang sudah disepakati.
Sistem ini menggabungkan asisten AI ringan dengan catatan loyalty yang rapi, supaya pertanyaan yang sama tidak bergantung pada siapa saja yang kebetulan sedang baca chat.
Yang dibuat:
Asisten WhatsApp khusus loyalty kuliner: pelanggan lebih cepat dapat jawaban, tim lebih sedikit salah hitung, aturan stempel jelas.
Pelanggan memang sudah kirim foto struk lewat WhatsApp untuk cek stempel. Sekarang balasan lebih cepat, data pelanggan rapi di satu tempat, dan struk yang sama tidak bisa dipakai dua kali.
Capability Demo — AI CS WhatsApp & loyalty
Booking audit automation dan kami akan memetakan workflow terbaik yang perlu diperbaiki lebih dulu.
Booking Audit